Investigasi terkait dengan dana BOS di SDN 56 Kota Gorontalo mengungkap fakta baru, di mana aliran dana mencurigakan dan adanya aplikasi judi online.
Bank SulutGo (BSG) Kota Gorontalo klarifikasi mengenai hilangnya dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) di rekening SDN 56 Kota Timur. Lewat investigasi yang dilakukan, BSG menemui hal mencurigakan diduga adanya keterlibatan aplikasi misterius di gadget yang dipakai oleh pihak sekolah.
Institusi BSG Menggunakan Sistem Keamanan Rekening yang Ketat
Frida selaku Pimpinan BSG Kota Gorontalo mengatakan bahwa sistem keamanan dari rekening institusi BSG telah dirancang dengan protokol yang begitu ketat.
Sesuai dengan prosedur yang berlaku, diharuskan adanya tiga perangkat berbeda dengan tiga pengguna yaitu maker, checker, dan approver. Dan masing-masing punya kata sandi (password). Dengan demikian pihak mana pun, baik itu BSG maupun pihak luar tidak tahu kata sandinya, ujar Frida pada (20/1/2025).
Hasil investigasi dari BSG menunjukkan terdapat pelanggaran dari protokol terkait. Kata sandi yang sama digunakan oleh user maker dan checker, hal tersebut telah melanggar aturan dan akses ilegal jadi dipermudah.
Aplikasi Judi Online Diduga Terlibat
Pada investigasi, BSG menemukan adanya empat aliran dana mencurigakan dari rekening sekolah terkait menuju sekolah yang ada di Sumatra Barat. Kemudian ada juga aplikasi tidak dikenal dari hp pihak sekolah, aplikasi tersebut adalah 356Ball.
Aplikasi 356Ball diduga sebagai aplikasi judi online. Walau software terlihat bersih, nyatanya aplikasi ini ada di hp dan jadi salah satu yang difokuskan. Investigasi tidak menemukan adanya transaksi mencurigakan, namun BSG tetap mengembalikan dana yang raib sesuai dengan koordinasi Pemerintah Kota Gorontalo.
BSG tetap melakukan audit mengenai kasus tersebut. Hadirnya aplikasi tersebut jadi peringatan agar lebih waspada untuk semua pihak.
